BANDUNG, CEKLISSATU.COM -- Kasus perdagangan orang dengan modus penjualan bayi ke luar negeri kembali menjadi sorotan. Anggota DPR RI, Atalia Praratya menyatakan keprihatinannya atas maraknya kasus TPPO yang kian memprihatinkan.
Atalia Praratya mendorong seluruh pihak untuk lebih peka dan bertindak tegas terhadap kejahatan kemanusiaan ini.
Dalam keterangannya usai meninjau pelaksanaan sekolah rakyat di Wytaguna Bandung, Atalia Praratya menegaskan bahwa kasus ini merupakan bentuk nyata kejahatan terhadap kemanusiaan yang tidak bisa ditoleransi.
"Lemahnya pengawasan dan koordinasi antar lembaga, sehingga pelaku TPPO masih leluasa beraksi," kata Atalia Praratya, Jumat (01/08/2025).
Atalia Praratya juga mendorong penguatan sistem pendataan kelahiran perlindungan ibu dan anak serta penindakan hukum yang tegas terhadap sindikat perdagangan orang.
Ia berharap pemerintah, Lembaga hukum dan masyarakat sipil dapat bersinergi untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.
Sementara itu kasus tppo penjualan bayi ke luar negeri diungkap Ditreskrimum Polda Jabar 25 bayi berhasil dijual ke Singapura.
Baca Juga: Sempat Buron, Polda Jabar Tangkap Otak Utama Sindikat Perdagangan Bayi Jaringan Internasional
Sedangkan delapan bayi barhasil diselamatkan, Polda Jabar pun masih terus melakukan pengembangan termasuk masih memburu dua tersangka yang masih DPO.
Comment