BANDUNG, CEKLISSATU.COM -- Seorang perempuan berusia 69 tahun Lie Siu Luan dibekuk Ditreskrimum Polda Jabar dan Imigrasi di bandara Soekarno-Hatta sesaat setelah ia mendarat dari singapura, Jumat (18/07/2025) sore.
Lie yang sempat buron merupakan otak utama dan agensi besar sindikat perdagangan bayi jaringan internasional yang telah beroperasi selama bertahun-tahun.
"Tersangka diketahui merupakan agensi besar dalam sindikat jual beli bayi lintas negara dengan jaringan yang tersebar di sejumlah kota di Indonesia, antara lain Bandung, Tangerang dan Pontianak," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Sabtu (19/07/2025).
Ia juga diketahui aktif berkomunikasi dengan para calon adopsi atau disebut adopter di singapura yang menjadi salah satu negara tujuan pengiriman bayi.
Baca Juga: Polda Jabar Buru Tiga Orang Sindikat Perdagangan Bayi ke Singapura, Masuk Dalam DPO
"Lie Siu Luan alias Popo ini merupakan aktor intelektual agensi besar yang memperdagangkan bayi jaringan internaional di Singapura," bebernya.
Kabid Humas Polda Jabar mengatakan, Lie Siu Luan di Singapura menjual bayi tersebut secara langsung sejak tahun 2023 dan telah menjual 25 bayi ke singapura, enam bayi berhasil diselamatkan yang kini dititipkan di Panti Asuhan Bayi Sehat Muhammadiyah Bandung.
"Tersangka mengatur proses mulai dari pencarian ibu hamil proses persalinan hingga penyerahan bayi kepada pihak luar negeri modusnya dibalut seolah-olah sebagai proses adopsi legal padahal ini merupakan kejahatan perdagangan manusia," terangnya.
Comment