BANDUNG, CEKLISSATU - Polda Jawa Barat bersama Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri terus mendalami identifikasi dan pencocokan data antemortem para korban tenggelamnya Kapal Virgo.
Dari belasan korban yang dilaporkan, dua warga asal Kabupaten Garut telah dipastikan meninggal dunia setelah data antemortem milik mereka cocok dengan hasil pemeriksaan.
Untuk mempercepat identifikasi, kepolisian bersama pemerintah daerah setempat telah mendirikan Posko DVI di wilayah Garut sejak beberapa hari terakhir. Posko ini bertugas mengumpulkan data medis hingga sampel DNA dari keluarga terdekat korban.
Berdasarkan data terbaru dari kepolisian, sebanyak 11 warga Garut saat ini masih dalam proses pendalaman dan identifikasi lanjutan. Sebagian besar warga Garut yang berada di atas Kapal Virgo tersebut diketahui bekerja sebagai awak kapal.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyatakan bahwa koordinasi erat terus dilakukan bersama Tim DVI Mabes Polri agar penanganan data korban berjalan cepat dan akurat.
Baca Juga: Polda NTT Konfirmasi Penemuan Satu Lagi Jenazah di Bangkai KM Putri Sakinah
"Pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan Tim DVI Mabes Polri agar proses identifikasi korban lainnya dapat segera tuntas dan diserahkan kepada pihak keluarga," kata Kombes Pol Hendra Rochmawan, Rabu, (16/9/2026).
Hingga saat ini, tim gabungan masih terus menyisir data DNA serta dokumen pendukung dari pihak keluarga guna memastikan identitas seluruh korban Kapal Virgo yang tenggelam di perairan Laut Jawa tersebut.
Comment