Menteri ESDM akan mengambil tindakan serius melalui pengawasan ketat dan akan terus melakukan evalusai sesuai ketentuan, karena kelestarian lingkungan hidup dan kelangsungan negara menjadi konsern Presidan Prabowo.

Baca Juga: Senator PFM Desak Prabowo Tindak Tegas "Jenderal" Tambang di Raja Ampat

Dalam peristiwa ini, pemerintah tidak boleh dengan hanya menilai pulau Gag di Raja Empat adalah ekosistem yang berdiri sendiri dan bebas dari kepentingan geo ekonomi politik Dunia, bukan karena pulau Gag adalah pulau kecil dan ada aktivitas pertambangan atau dekat dengan geo park serta tempat pariwisata, Namun pulau Gag adalah kepulauan yang berada di Papua.

Papua, harus dipahami dari pendekatan lebih khusus, Komponen ekologi yang solit di Papua menyebabkan ekosistem budaya marga dan latar belakang ekologi politiknya mempunyai perbedaan khusus dengan wilayah Indonesia lain. Papua merupakan wilayah Indonesia yang sepanjang integrasinya memilki luka politik dan duka ekologis.

Luka politik karena banyak kebijakan–sebut saja soal lingkungan hidup dan sumber daya alam—di luar prinsip yang mengakui dan melindungi hak sipil politik. Begitu pula, duka ekologis atas pengabaian hak ekonomi, sosial dan budaya.

Mengacu pada data 2018, wilayah Papua masuk dalam peta indikasi kejahatan ekosida internasional karena alasan deforestasi, perluasan perkebunan sawit, pertambangan dan food estate Laporan penelitian dan berita media menunjukkan banyak sekali fakta bahwa eksploitasi kekayaan alam Papua selalu diikuti tindakan-tindakan yang merendahkan harkat dan martabat manusia.

Baca Juga: Bangkai Paus Ditemukan Warga di Perairan Raja Ampat

Kejahatan Ekosida di Papua Menjadi konsern semua pihak, ciri utama dari kejahatan itu adalah actus rius (tindakan) perusakan dan perampasan atas lingkungan hidup dan sumber daya alam diikuti kekerasan fisik dan mental secara sistematis dan luas, serta berlangsung lama tanpa memperdulikan apakah kegiatan tersebut legal atau illegal. Ciri lainnya adalah merupakan - kejahatan akibat (crime of consequence), bukan niat, dan bahwa konsekuensi dari ekosida ini adalah “dampak yang tersebar luas, berjangka panjang, dan parah”.