CIANJUR, CEKLISSATU - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengimbau warga korban gempa Cianjur, Jawa Barat, agar tidak memasuki rumahnya yang sudah retak. Sebab rumah itu sewaktu-waktu bisa roboh.

Dwikorita juga mengatakan agar pencuri tidak nekat masuk ke rumah warga yang sudah retak akibat gempa.

"Kalau rumah sudah retak atau rusak, mohon untuk tidak masuk, tidak kembali ke dalam rumah. Sehingga pencuri juga mohonlah, hati-hati itu rumahnya bisa roboh," kata Dwikorita, Kamis 24 November 2022.

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia dan luka-luka akibat gempa bumi di Cianjur terus bertambah hingga Kamis 24 November 2022 sore.

Baca Juga : Kembali ke Cianjur, Jokowi Ungkap Kesulitan Evakuasi Hingga Keluhan Korban Gempa

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal dunia pada hari ini bertambah satu orang menjadi 272 orang .

"Perkembangan terakhir terkait jumlah korban hari ini sejumlah 272 jenazah karena hari ini ditemukan 1 jenazah," kata Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers, Kamis sore.

Sementara itu, jumlah korban luka-luka hingga Kamis sore ini mencapai 2.046 orang sedangkan jumlah pengungsi sebanyak 62.545 orang.