BOGOR, CEKLISSATU.COM - Sebanyak 1.116 sekolah di Kabupaten Bogor telah dijangkau program revitalisasi infrastruktur selama periode 2025–2026.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, pembenahan fasilitas pendidikan bukan sekadar memperbaiki bangunan, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berdaya saing.
Rudy Susmanto mengungkapkan, Kabupaten Bogor memiliki sekitar 1.480 sekolah dasar (SD) dan hampir 200 sekolah menengah pertama (SMP). Melalui program bantuan pemerintah pusat, ribuan sekolah mulai mendapatkan pembenahan infrastruktur, baik melalui mekanisme bantuan yang disalurkan langsung ke sekolah maupun melalui Dinas Pendidikan.
Baca Juga: 509 Kasus pada 2025, Pemkab Bogor Gandeng Banyak Pihak Lindungi Perempuan dan Anak
Ia menjelaskan, dukungan pemerintah pusat menjadi kekuatan penting bagi pemerintah daerah dalam mempercepat pembenahan infrastruktur pendidikan. Terlebih, dengan luas wilayah dan jumlah satuan pendidikan yang besar, pembangunan sekolah membutuhkan sinergi serta komitmen bersama.
Rudy menegaskan, meskipun telah banyak sekolah mendapatkan bantuan revitalisasi, masih terdapat sejumlah kebutuhan infrastruktur pendidikan yang harus diselesaikan secara bertahap.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan.
Baca Juga: Dari Biaya Sekolah hingga Kebutuhan Siswa, Warga Jabar Bisa Sampaikan Persoalannya di Bale Pananggeuhan
"Masih ada tiga tahun ke depan untuk terus berkolaborasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan. Mulai dari infrastruktur pendidikan, jalan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Semuanya harus kita benahi dan sempurnakan bersama-sama," jelas Rudy Susmanto saat mengunjungi SDN Cileungsi 03, Selasa (20/10/2026).
Ia berharap dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan dapat terus berlanjut sehingga seluruh peserta didik di Kabupaten Bogor memperoleh kesempatan belajar di lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan memiliki fasilitas memadai.
Rudy juga menegaskan bahwa pembangunan pendidikan bukan hanya tentang memperbaiki bangunan sekolah, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berdaya saing.
Baca Juga: SDN Tegal Benteng Bogor Akhirnya Direvitalisasi Setelah 11 Tahun, Kini Punya Wajah Baru yang Lebih Nyaman
"Investasi terbaik adalah investasi sumber daya manusia. Apa yang Bapak dan Ibu guru ajarkan hari ini kepada siswa-siswi kita merupakan investasi terbaik untuk membangun bangsa Indonesia," pungkasnya.
Comment