JAKARTA, CEKLISSATU – Penerbangan Garuda Indonesia yang mengangkut jemaah haji kembali mengalami penundaan keberangkatan atau delay.

Delay dari Garuda Indonesia ini adalah untuk yang kesekian kalinya, bahkan sejak fase pemberangkatan jemaah haji.

Kali ini delay Garuda Indonesia dialami oleh jemaah haji kelompok terbang (kloter) 31 Embarkasi Makassar (UPG 31).

Baca Juga : Ini Tanggapan Menag Yaqut Cholil Usai DPR Sahkan Pembentukan Pansus Hak Angket Pengawasan Haji

Pesawat dengan Nomor Penerbangan GA 1231 ini membawa jemaah haji asal Provinsi Sulawesi Tenggara (Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Kolaka, Kolaka Utara, Muna, Muna Selatan).

Dikutip dari laman Kemenag, Selasa 16 Juli 2024, salah satu jemaah  haji, La Ode Ruslim mengatakan, mengatakan bahwa jemaah haji asal Sulawesi Tenggara ini menginap di Andalus Al Golden, Area Markaziyah, Madinah.

Pada 14 Juli 2024, selesai Salat Maghrib mereka mulai naik bus, lalu berangkat menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Menunggu di bandara sekitar dua jam, jemaah dipersilakan naik pesawat.

Baca Juga : DPR Sahkan Pansus Hak Angket Haji 2024, Berikut Ini Susunan Nama-nama 30 Orang Anggotanya

“Kemarin (Minggu, -red), sebelum magrib, kami siap-siap pendorongan ke bandara. Setelah di bandara menunggu sekitar 2 jam, kami pun diminta check in, masuk pesawat. Beberapa menit kemudian pesawat mulai berjalan tapi pesawat sedikit-sedikit berhenti,” kata dia.

Usai pesawat mencapai ujung landasan, kata dia, tak lama pramugari mengumumkan permintaan maaf, dan meminta penumpang untuk turun dari pesawat.

Setelah  beberapa jam di terminal bandara, para jemaah haji diinformasikan bahwa pesawat mengalami kerusakan.

Baca Juga : 93.614 Jemaah Haji dalam 238 Kloter Sudah Pulang ke Tanah Air, Proses Gelombang II Mulai Bertahap

“Karena menurut informasi, pengiriman onderdil pesawat memerlukan waktu sekitar 4 jam, dan pemasangannya itu memakan waktu kurang lebih 3 jam. Akhirnya jemaah dibawa ke Hotel Burj Mawaddah Sektor 2 Madinah. Sekira pukul 11.00 WAS jemaah haji tiba di hotel,” terangnya.

Sampai di hotel, jemaah haji tampak kelelahan. Bahkan, banyak di antara mereka yang langsung berbaring di lantai, dan kursi lobi hotel  karena kurang istirahat.

Info dari pihak Garuda, UPG 31 dijadwalkan terbang, Selasa 16 Juli pukul. 17.10 WAS. Artinya, jika dihitung dari jadwal semula, terbang 01.50 WAS, UPG 31 mengalami delay penerbangan hingga sekitar 39 jam.

Baca Juga : Terdapat Keluhan Soal Pelayanan Haji, Kemenhub Tegur Keras Garuda Indonesia

Delay pesawat membuat para jemaah haji resah. Pasalnya mereka harus menjadwal ulang tiket pesawat atau kapal laut ke daerah asal.

Sebab, jemaah UPG 31 berasal dari Provinsi Sulawesi Tenggara, sementara pesawat mereka mendarat di Makassar.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah meminta pihak Garuda Indonesia agar menanggung perjalanan domestik Jemaah haji ke daerah asal (Kendari).