JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Sumilangeun atau nyeri haid kerap menjadi keluhan perempuan setiap bulan, yakni nyeri atau kram di perut bagian bawah yang terjadi sebelum maupun selama menstruasi.
Rasa kram di perut bagian bawah terkadang terasa ringan, tetapi pada sebagian orang bisa cukup hebat hingga mengganggu aktivitas, mulai dari bekerja, belajar, hingga beristirahat.
Kabar baiknya, ada sejumlah cara yang dapat dicoba untuk membantu meredakan nyeri haid.
Baca Juga: Dari Kompres Dingin hingga Istirahat, Ini 6 Cara Mengatasi Lutut Sakit Setelah Olahraga
Mulai dari mengompres perut dengan air hangat, melakukan aktivitas fisik ringan, hingga menggunakan obat pereda nyeri sesuai kebutuhan.
Meski umum terjadi, nyeri haid tidak selalu boleh dianggap sepele. Terlebih jika rasa sakit semakin berat, muncul secara tidak biasa, atau tidak membaik setelah dilakukan penanganan mandiri.
Nyeri haid dapat disertai gejala lain, seperti sakit kepala, mual, diare, nyeri punggung, dan kelelahan. Intensitasnya pun berbeda-beda pada setiap perempuan.
Baca Juga: Ini 8 Cara Redakan Sakit Gigi, Bahannya Ada di Dapur
Salah satu penyebab utama nyeri haid adalah prostaglandin, yaitu senyawa yang memicu kontraksi otot rahim untuk membantu meluruhkan lapisan dinding rahim selama menstruasi.
Ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan saat menstruasi. Berikut 8 cara yang bisa dicoba sesuai kondisi tubuh.
1. Kompres perut dengan air hangat
Menggunakan botol berisi air hangat atau bantalan pemanas pada perut bagian bawah dapat membantu meredakan kram dan membuat otot lebih rileks.
Lakukan selama sekitar 15–20 menit. Pastikan suhunya nyaman dan tidak terlalu panas agar kulit tidak mengalami luka bakar.
Baca Juga: 4 Cara Eektif Atasi Sakit Gigi Berlubang Tanpa Obat
2. Tetap bergerak dengan olahraga ringan
Meski nyeri haid terkadang membuat tubuh ingin terus berbaring, aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, yoga, atau peregangan dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman.
Pilih gerakan sesuai kemampuan tubuh dan jangan memaksakan diri jika nyeri terasa semakin berat.
3. Lakukan pijatan lembut
Pijatan perlahan pada perut bagian bawah dapat membantu memberikan rasa nyaman saat kram muncul. Gunakan gerakan memutar dengan tekanan ringan dan hentikan jika rasa sakit bertambah.
Baca Juga: Jangan Anggap Sepele! Lakukan Ini Jika Tidak Ingin Nyeri Otot Setelah Bangun Tidur
4. Penuhi kebutuhan cairan
Minum air yang cukup membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Kebiasaan ini juga dapat mendukung fungsi pencernaan, terutama ketika menstruasi disertai perut kembung atau gangguan buang air besar.
5. Cukupi waktu istirahat
Tidur yang cukup dapat membantu tubuh memulihkan energi dan menghadapi ketidaknyamanan selama menstruasi. Posisi tidur menyamping dengan lutut sedikit ditekuk bisa dicoba untuk mencari posisi yang lebih nyaman.
Baca Juga: Cuaca Tak Menentu Bisa Sebabkan Sakit Radang Tenggorokan, Ini 9 Buah yang Baiknya Dikonsumsi
6. Konsumsi makanan bergizi seimbang
Pilih makanan yang mengandung serat, vitamin, mineral, dan lemak sehat. Buah-buahan, sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, serta ikan dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari.
Magnesium dan asam lemak omega-3 juga berperan dalam fungsi tubuh. Namun, makanan tertentu tidak menjamin nyeri haid langsung mereda.
7. Coba minuman hangat
Teh jahe atau minuman hangat lainnya dapat menjadi pilihan untuk membantu tubuh terasa lebih nyaman. Sejumlah penelitian menunjukkan jahe berpotensi membantu mengurangi nyeri haid, meskipun hasilnya dapat berbeda pada setiap orang.
Baca Juga: Nyeri Pinggang Menjalar ke Kaki Bisa Jadi Tanda Saraf Terjepit
Jika memilih teh herbal, perhatikan kemungkinan alergi dan interaksi dengan obat yang sedang dikonsumsi.
8. Kelola stres dan hindari kebiasaan yang memperburuk kondisi
Stres dapat memengaruhi pengalaman seseorang saat merasakan nyeri. Relaksasi, meditasi, mendengarkan musik, atau melakukan kegiatan yang menenangkan bisa dicoba untuk membantu mengelola stres.
Batasi pula konsumsi kafein jika membuat tubuh tidak nyaman atau mengganggu tidur. Hindari alkohol dan upayakan pola makan serta aktivitas fisik yang seimbang.
Comment