JAKARTA, CEKLISSATUDPR RI secara resmi mengesahkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) hak angket penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024.

Pansus hak angket haji 2024 tersebut disahkan dalam Rapat Paripurna DPR di Gedung DPR, Jakarta, yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar, Selasa (9/7/2024).

"Seperti nama-nama yang saya sampaikan dan sudah ditayangkan oleh sekretariat, ini saatnya kami menanyakan kepada sidang dewan. Apakah pembentukan dan susunan nama-nama keanggotaan pansus angket pengawasan haji sebagaimana yang diusulkan dapat kita setujui?" tanya Muhaimin Iskandar. 

"Setuju," jawab hadirin. "Terima kasih," ucap Muhaimin Iskandar.

Baca Juga : Rapat Paripurna DPR RI Bahas Usulan Hak Angket Pansus Haji, Segini Anggota yang Hadir

Muhaimin Iskandar mengatakan, ada total 30 orang dari berbagai fraksi yang menjadi anggota pansus angket haji 2024

Yaitu tujuh orang dari PDI-P, empat orang dari Partai Golkar, empat orang dari Partai Gerindra, tiga orang dari Partai Nasdem, tiga orang dari PKB, tiga orang dari Partai Demokrat, tiga orang dari PKS, dua orang dari PAN, dan satu orang dari PPP. 

Kemudian ada sembilan orang yang ditunjuk menjadi juru bicara dalam pansus ini. Berikut daftar nama-namanya: 

Juru Bicara: 1. Selly Andriyany Gantina (F-PDIP). 2. Ice Siti Dewi (F-Golkar) 3. Durotun Nafisah (F-Gerindra) 4. Kamran (F-NasDem) 5. Maman Imanul Haq (F-PKB) 6. Nanang Samudra (F-Demokrat) 7. Wisnu Wijaya Adiputra (F-PKS) 8. Dian Istiqomah (F-PAN) 9. Achmad Baidowi (F-PPP)

Anggota: 1. Diah Pitaloka (F-PDIP) 2. My Esti Wijayanti (F-PDIP) 3. Selly Andriyany Gantina (F-PDIP) 4. Mukhlis Basri (F-PDIP) 5. Arteria Dahlan (F-PDIP);

6. Mufti Anam (F-PDIP) 7. Andreas Eddy Susetyo (F-PDIP) 8. TB Ace Hasan Syadzily (F-Golkar) 9. John Kenedy Azis (F-Golkar) 10. Endang Maria Astuti (F-Golkar) 11. Nusron Wahid (F-Golkar) 12. Abdul Wachid (F-Gerindra);

13. Sodik Mujahid (F-Gerindra) 14. Mohamad Haikal (F-Gerindra) 15. Puti Sari (F-Gerindra) 16. Marwan Dasopang (F-PKB) 17. Maman Imanul Haq (F-PKB) 18. Luluk Nur Hamidah (F-PKB);

19. Marwan Cik Asan (F-Demokrat) 20. Wastam (F-Demokrat) 21. Aliyah Mustika Ilham (F-Demokrat) 22. Iskan Qolba Lubis (F-PKS) 23. Wisnu Wijaya (F-PKS) 24. Ledia Hanifa Amaliah (F-PKS);

25. Syarif Abdullah (F-NasDem) 26. Sri Wulan (F-NasDem) 27. Delmeria (F-NasDem) 28. Saleh Partaonan Daulay (F-PAN) 29. Ashabul Kahfi (F-PAN) 30. Achmad Baidowi (F-PPP).

Sebelumnya, anggota Komisi VIII DPR, Selly Andriany Gantina memberi penjelasan terkait alasan kenapa harus dilakukan hak angket terkait penyelenggaraan ibadah haji 2024

Selly Andriany menyebut ada indikasi penyalahgunaan kuota tambahan jemaah haji yang dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini Menteri Agama. 

Selain itu, layanan buruk yang jemaah haji terima di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) turut menjadi alasan didorongnya hak angket untuk pelaksanaan haji 2024

Hak angket dibentuk dalam rangka menyelidiki indikasi penyalahgunaan tambahan kuota haji oleh pemerintah.