BANDUNG, CEKLISSATU.COM -- Memasuki H-5 Lebaran 2026, arus mudik yang melintas di jalur arteri Nagreg, Kabupaten Bandung menuju Garut, Tasikmalaya hingga Jawa Tengah pada Senin (16/3/2026) malam, mulai mengalami peningkatan.
Akibatnya arus lalu lintas di kawasan tersebut terlihat padat merayap dan petugas kepolisian turun langsung mengatur kendaraan yang melintas.
Suasana kepadatan arus mudik terlihat di jalur arteri Nagreg, Kabupaten Bandung, pada Senin malam.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Strategi Mudik Lebaran 2026, Pergerakan Warga Diprediksi Tembus 143,9 Juta Orang
Jumlah kendaraan yang melintas terus meningkat sehingga menyebabkan arus lalu lintas menjadi padat merayap.
Arus mudik yang melintas tidak hanya didominasi oleh pemudik sepeda motor, namun juga kendaraan pribadi seperti minibus.
Sejumlah kendaraan bahkan terlihat membawa barang bawaan yang ditumpuk di bagian atas kabin mobil.
Berdasarkan data petugas, sejak Senin pagi hingga sore hari tercatat hampir 39 ribu kendaraan telah melintasi jalur Nagreg.
Salah satu pemudik mengaku memilih melakukan perjalanan pada malam hari untuk menghindari terik panas dan potensi kemacetan pada siang hari.
Ia juga mengimbau para pemudik lainnya agar tidak memaksakan diri jika merasa lelah dan sebaiknya beristirahat terlebih dahulu demi keselamatan selama perjalanan.
Baca Juga: Arus Mudik Mulai Meningkat, Menhub Dudy Sidak Pelabuhan Penyeberangan Jawa–Sumatra
"Memilih malam karena, lebih adem, tadi kepadatan kendaraan sudah mulai ramai dari Cicalengka sampai lingkar Nagreg," katanya.
Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan guna menjaga kelancaran perjalanan para pemudik.
Petugas memprediksi puncak arus mudik di jalur Nagreg akan terjadi pada H-3 hingga H-2 Lebaran.
Baca Juga: Polres Cimahi 'Datangkan' Transformer Amankan Jalur Mudik di Padalarang, Siap Berikan Rasa Nyaman
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati serta mematuhi arahan petugas selama melakukan perjalanan mudik.
Comment