BOGOR, CEKLISSATU – Banjir bandang melanda Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Senin 3 Maret 2025, sekitar pukul 22.00 WIB.
Hujan deras yang mengguyur seharian, menyebabkan debit air Sungai dari saluran Cibongas meningkat drastis, membuat warga panik dan bergegas menyelamatkan diri.
Salah satu korban terdampak banjir, Asep menceritakan detik-detik banjir menerjang rumahnya di RT 02/01, Jalan Anyar, Hambalang.
Baca Juga: Petugas Bersama Warga Terus Bersihkan Puing hingga Genangan Lumpur Sisa Banjir di Cisarua Bogor
Dia mengatakan, air datang dengan sangat cepat tanpa sempat diantisipasi.
“Saat malam itu hujan lagi deras-derasnya, dan air sudah keliatan tinggi, dan tak sempat antisipasi karena aisr sudah meluap dengan cepat,” kata dia kepada Ceklisatu.com, Selasa 4 Maret 2025.
Menurut Asep, banjir kali ini lebih parah dibandingkan kejadian sebelumnya pada 2009, 2019, dan 2020.
Baca Juga: Sat Samapta Polres Bogor Bantu Evakuasi Warga Gunung Putri Akibat Banjir
Jika sebelumnya banjir hanya setinggi lutut dan disertai longsor, kali ini air datang dari dua arah sekaligus dan menerjang lebih kuat.
"Kalau dibilang serem, ya musibah gak ada yang tahu. Dulu juga 2009, 2019-2020 pernah kayak gini, cuma ini yang paling parah. Waktu 2009, cuma hanya selutut, tapi disertai longsor," ungkapnya.
Hingga saat ini, warga masih berupaya membersihkan sisa lumpur dan puing-puing akibat banjir.
Baca Juga: Desa Situ Sari Cileungsi Sempat Terdampak Banjir, BPBD Kabupaten Bogor Ingatkan Warga Tetap Siaga
Pihak berwenang juga telah turun ke lokasi untuk evakuasi dan mendata kerusakan yang terjadi.
Comment