KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU - Banjir melanda permukiman di wilayah hilir akibat curah hujan berintensitas tinggi selama beberapa hari belakangan ini di kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor.
Masyarakat menduga banjir ini berkaitan dengan fungsi Bendungan Ciawi dan Sukamahi yang bertujuan mengendalikan banjir di Jakarta.
"Curah hujan tinggi yang mengguyur Puncak Cisarua menyebabkan kenaikan debit air di Bendungan Ciawi tinggi muka air mencapai 16 meter, sehingga sebagian kecil area bendungan sempat tergenang," ucap Projek Manager PT GRI (Guna Rogate Indah), Oky Setyo Pamungkas melalui saluran selularnya, belum lama ini.
Oky menambahkan bahwa kenaikan debit air di Bendungan Ciawi kali ini merupakan yang tertinggi dalam enam bulan terakhir.
Baca Juga: Bendung Katulampa Bogor Siaga 4, Masyarakat Diimbau Waspada Potensi Banjir
"Meski begitu, Bendungan Ciawi masih relatif terkendali dalam menahan arus air yang mengarah ke Jakarta," ungkapnya.
Pengelola Bendungan Ciawi terus memantau pergerakan air selama musim hujan. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan BMKG Citeko untuk memantau perkembangan cuaca di wilayah Puncak.
Berdasarkan pantauan wartawan di Bendungan Ciawi, debit air Sungai Ciliwung masih dalam kondisi aman, meskipun beberapa area mengalami genangan yang lebih tinggi dari biasanya.
Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Citeko, Fatuhri mengatakan bahwa cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi diperkirakan masih akan berlanjut.
"Prediksi kami, hujan akan terus terjadi sepanjang Januari hingga Februari," tandasnya.
Comment