Franoto menambahkan untuk predikasi kedatangan tertinggi akan berlangsung esok hari tanggal 4 Januari 2025, sebanyak 37.498 penumpang akan naik dan 49.812 penumpang akan turun. Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat meninggat penjualan masih berlangsung.

Di tengah masih tingginya arus balik, KAI Daop 1 Jakarta menyatakan ketersediaan tiket keberangkatan 4 Januari 2026 masih sekitar 13.000 tiket. Sementara itu, total tiket yang terjual selama masa Nataru, yakni 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, mencapai 800.901 tiket.

“Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal perjalanan, serta memanfaatkan fasilitas boarding face recognition agar proses naik kereta lebih cepat dan tertib,” kata Franoto.

Baca Juga: Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Penumpang KA dari Jakarta, Tiket Masih Tersedia hingga Awal Januari

Sebagai bentuk stimulus bagi masyarakat, KAI juga masih memberlakukan diskon tarif hingga 30 persen untuk perjalanan kereta api jarak jauh hingga 10 Januari 2026. Hingga saat ini, sebanyak 353.000 tiket diskon telah terjual.

Selama masa Angkutan Nataru, Daop 1 Jakarta mengoperasikan 86 perjalanan kereta api jarak jauh, terdiri atas 68 KA reguler, 16 KA tambahan, serta 2 layanan KA Motor Gratis (Motis). Selain itu, layanan KA Lokal Pangrango dan Siliwangi juga tetap beroperasi dan telah melayani lebih dari 100.000 penumpang sepanjang periode Nataru.

KAI Daop 1 Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik guna mendukung kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan pelanggan hingga berakhirnya masa arus balik libur Tahun Baru.