Selain itu, Herik menambahkan IJTI juga tengah menggelorakan semangat jurnalisme positif sebagai upaya menciptakan jurnalisme yang berkualitas, bermartabat, mencerahkan dan bermanfaat bagi publik.
“Jurnalisme Positif akan menjadi pegangan bagi seluruh jurnalis televisi. Di mana jurnalis televisi tidak sekedar menyampaikan fakta namun juga mampu menyajikan informasi yang untuh lengkap serta solutif,” jelas Ketua Umum IJTI.
Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informatikan (Menkominfo) Budi Arie Setiadi saat memberikan sambutan mengatakan, tantangan jurnalis televisi kedepan kian beragam. Salah satunya teknologi AI yang kemungkinan bisa menggantikan tugas-tugas para jurnalis.
“Teknologi AI yang tengah berkembang telah membawa berbagai perubahan, salah satunya kemampuan menulis berita serta menjadi presenter berita televisi, ini tantangan yang harus dihadapi,” jelas Menkominfo.
Comment