KOTA BOGOR, CEKLISSATU – Herlan Budiatno, kuasa hukum Erik Tampubolon korban tewas kasus penembakan yang terjadi di seberang Pasar Mawar Kota Bogor pada Senin (3/2/2025) dini hari, akan terus melakukan pengawalan tindak pidana krimimal murni ini sampai tuntas.
“Hadirnya kami disini, untuk memastikan penyidikan dan penyelidikan benar-benar dilakukan secara transparan dan harapan kami kasusnya segera terungkap dan pelaku segera ditangkap. Kami ingin proses hukum berjalan adil tanpa ada intervensi,” ujar Herlan, Senin (3/2/2025).
Fajar Rahmat Rianto atau Jawa, salah seorang saksi sekaligus rekan korban, mengatakan bahwa insiden bermula dari perselisihan antara korban dan pihak lain terkait aturan main di Pasar Mawar. Pada 1 Februari, korban ditegur oleh Dede, pemilik pasar, atas aktivitasnya di lokasi tersebut. Tak terima, ketegangan berlanjut ketika pihak lain menolak upaya mediasi yang telah direncanakan bersama pihak keamanan Bogor Tengah.
Baca Juga: Terkait Penembakan Pekerja Migran Indonesia di Malaysia, Puan Maharani Minta Tindak Lanjut
“Mulanya kami berniat ingin mebeeskan masalah ini baik-baik, tapi pihak mereka justeru membawa orang sebanyak 20 orang lebih, datang dengan tiga mobil dan beberapa motor. Keributan pun ternjdi hiungga adanya pemukulan, kemudian tak lama terdengar beberapa kali suara tembakan,” ungkap Fajar.
Comment