BOGOR, CEKLISSATU - Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Jenal Abidin mengungkapkan bahwa pembangunan Pasar Sukasari telah mencapai progres sekitar 80 persen, dengan tahap pemasangan atap yang sedang berlangsung.
Jenal menyebut bahwa diharapkan pada akhir Oktober 2024 pedagang eksisting yang saat ini beroperasi di Tempat Penampungan Sementara (TPS) dapat mulai berjualan di lantai dasar pasar yang baru.
"Secara keseluruhan, konstruksi Pasar Sukasari telah selesai. Saat ini, kami fokus pada tahap finishing sambil mempersiapkan pemindahan pedagang dari TPS," ucapnya pada Rabu, 9 Oktober 2024.
Target utama saat ini, sambung Jenal, yakni memindahkan sekitar 200 pedagang eksisting ke lantai dasar pasar. Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang yang lebih baik dan layak bagi mereka untuk berjualan.
Lebih lanjut, Pasar Sukasari tidak hanya akan menampung pedagang eksisting, tetapi juga akan menjadi lokasi baru bagi pedagang kering dari Pasar Bogor.
"Diperkirakan, sekitar 200 pedagang dari Pasar Bogor akan dipindahkan ke Pasar Sukasari sebagai bagian dari rencana revitalisasi Pasar Bogor yang akan dilakukan," ungkapnya.
"Dengan kapasitas total, Pasar Sukasari direncanakan mampu menampung hingga 560 pedagang, baik yang eksisting maupun yang dialihkan dari Pasar Bogor," tambahnya.
Terkait dengan konsep, masih kata Jenal, konsep yang diusung untuk pasar ini tetap mengedepankan "Pasar Bersih" yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan bersih bagi pedagang dan pengunjung.
"Pembangunan Pasar Sukasari ini diharapkan tidak hanya akan memberikan manfaat bagi para pedagang, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Bogor. Dengan adanya pasar yang baru dan lebih modern, diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung, sehingga meningkatkan perputaran ekonomi di Kota Bogor," katanya.
Comment