"Kami akan berupaya untuk memaksimalkan infrastruktur yang ada agar dapat mengakomodir lebih banyak peserta pelatihan setiap bulannya," jelasnya.
Sementara itu, terkait jenis pelatihannya, Rudy menyebutkan, mulai dari otomotif, ada las listrik, tapi lasnya juga bukan hanya di daratan, ada las bawah air, lalu ada furniture, semua kurang lebih ada 15 item pelatihan, termasuk kelas digital untuk desain.
“Tentunya 15 item pelatihan tersebut menyesuaikan dengan ketersediaan infrastruktur yang ada,” ujarnya.
Ia melanjutkan, hari ini Pemkab Bogor mengikuti program kebijakan pemerintah pusat, salah satunya adalah dari sisi pertanian.
Di wilayah Bogor Timur, sudah mempersiapkan gudang, beberapa perlengkapan, nanti dari BLK juga akan pengembangan ke wilayah timur. Sehingga ketika melakukan pelatihan dari sisi pertanian, lahan pertaniannya tersedia di wilayah Bogor Timur.
“Bulan depan akan mulai melakukan pelatihan calon tenaga kerja yang akan diberangkatkan oleh BLK ke Jepang, dan sekaligus menciptakan tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri untuk membangun bangsa,” pungkasnya.
Comment