BOGOR, CEKLISSATU - Pembangunan jalan Tol yang menghubungkan Daerah Ciawi dan Cigombong, diyakini oleh sebagian masyarakat menjadi penyebab utama lengangnya jalan HR Edi Sukma. Sebab pada lebaran tahun ini, jalan yang dulu dikenal macet kini terlihat lancar, meskipun pada H + 3 mobil-mobil tangki besar pengangkut air sudah mulai beroperasi kembali.
Namun, ada sebuah konsekuensi dalam sebuah perubahan, lengangnya jalan tersebut berpengaruh pada pendapatan rumah makan, tidak seperti lebaran-lebaran sebelumnya, ketika jalan tol belum ada.
"Kalau dulu memang bisa diandalkan kalau lebaran, banyak yang mampir untuk makan, bahkan bisa terbilang ramai, kalau sekarang yah biasa saja," ungkap Usman, pengelola rumah makan di sekitar Lido, Sabtu, 7 Mei 2022.
Bukan itu saja, sambungnya, suasana sekitar Danau Lido dulu memang hidup, karena banyak masyarakat setempat yang rekreasi ke danau itu, bahkan pedagang pun seperti tak ingin kehilangan momen, mereka ada yang sengaja datang dari jauh hanya untuk berjualan.
"Kalau sekarang tidak lagi, jalan lengang, masyarakat yang wisata ke danau lido hampir tidak ada, karena taman rekreasi lido memang sudah tidak ada," jelasnya.
Namun dari kacamata pengemudi,Iwan, lengangnya jalan tersebut mendapat pujian, bahkan mengharapkan jika jalan Tol ke arah Sukabumi juga bisa cepat selesai, agar jalan dari Cigombong sampai ke Sukabumi juga bisa lancar.
"Kalau sekarang lihat saja pas keluar tol Cigombong sampai ke Sukabumi macet, apalagi ketika lebaran kayak gini, kalau pembangunan jalan tol sudah sampai Sukabumi, saya yakin macetnya tidak bakalan separah itu," harapnya
Comment