“Awalnya kawasan ini hanya disiapkan sebagai tempat berbelanja dan makan lesehan. Ke depan, Warung Panjang juga dirancang sebagai ruang diskusi dan kegiatan akademik. Saat ini, Warung Panjang sudah berubah nama menjadi Central Pangan Al-Amaliyah dan berada dalam tahap sertifikasi halal,” tuturnya.

Ketua Pelaksana kegiatan, Muliana Hasea Sihotang, menyampaikan bahwa LOKO: Lokakarya Komunikasi merupakan bagian dari proses pembelajaran mata kuliah Bahasa Jurnalistik. Ia mengucapkan terima kasih kepada dekan fakultas, dosen pengampu, panitia serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh dalam penyelenggaraan kegiatan ini. 

Baca Juga: FISIP Universitas Djuanda Menyuarakan Cinta Ibu Melalui Harmonia Art Fest 2026

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang terlibat. Kami juga menyadari bahwa dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat berbagai keterbatasan, sehingga kami memohon maaf apabila terdapat kekurangan,” ujarnya.

Antusiasme pengunjung LOKO: Lokakarya Komunikasi juga datang dari peserta eksternal. Danang, mahasiswa Universitas Terbuka, mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan ini.

 “Kesan saya positif, karena selain melihat produk-produk jurnalistik, kegiatan ini juga menambah wawasan,” ujarnya.