BANDUNG, CEKLISSATU - Hari Guru Nasional 2025 kembali melahirkan suasana penuh haru, menyentuh ruang batin siapa pun yang pernah merasakan sentuhan cahaya seorang pendidik. Dari balik panggung edukasi yang sering sunyi namun sarat makna, Ketua Umum DPP Forum Komunikasi Dosen (FKD) Indonesia, Raden Minda Kusumah, menyampaikan pesan cinta yang amat mendalam bagi seluruh guru di tanah air.

Dalam pernyataan yang lebih menyerupai renungan panjang daripada sekadar bentuk apresiasi, Raden Minda Kusumah membuka suaranya dengan gambaran jujur tentang kehidupan para pendidik, dimana mereka yang terus hadir, bahkan ketika dunia tak selalu melihat.

Baca Juga: FKD Indonesia Nilai Soeharto Layak Dapat Gelar Pahlawan atas Jasa di Bidang Pendidikan

“Ada lelah yang tidak pernah terucap. Ada pengorbanan yang tidak pernah tercatat. Dan ada cinta yang tidak pernah diminta balas, tetapi terus diberikan oleh setiap guru di negeri ini,” ujarnya dengan nada bergetar.

Ucapan itu terasa semakin bermakna karena Raden Minda Kusumah tumbuh dari rahim seorang ibu yang juga seorang guru. Ia mengenang bagaimana ibunya menyimpan lelahnya sendiri demi tetap tersenyum di hadapan murid-muridnya. Dari sosok itulah, ia belajar tentang arti pengabdian yang tidak menuntut sorotan, tentang cinta yang bekerja senyap namun tak pernah berhenti menyuburkan masa depan.