BOGOR, CEKLISSATU- Mahasiswa Sains Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Djuanda angkatan 2022 meningkatkan bakat dan keterampilan Public Speaking melalui kegiatan "PESTA" (Pentas Retorika) sesi 1 yang dilaksanakan di Circullo Cafe Coffee and Cat, pada hari Jumat (5/7/2024) 


Acara ini dilaksanakan guna memenuhi tugas Ujian Akhir Semester 4, dengan tujuan memberikan kesempatan kepada Mahasiswa Sains Komunikasi 2022 untuk mengasah dan menunjukkan kemampuan dalam berkomunikasi dalam berbagai peran. Dalam PESTA ini Mahasiswa mendapatkan peran yang berbeda-beda seperti: MC, Sambutan ala Bupati, Sambutan ala Rektor, Sambutan ala Dekan, Penyuluhan bahkan Orator. Acara ini berlangsung dari pukul 14:54 WIB sampai dengan 19:37 WIB di hadapan penonton umum yang terdiri dari mahasiswa FISIP lintas angkatan, Alumni dan para pengunjung Circullo Cafe Coffee and Cat.


Robby Firliandoko yang merupakan Dosen mata kuliah Retorika dan Public Speaking mengatakan, tujuan acara ini adalah untuk mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari mahasiswa dan menguji nyali mereka dalam berbicara di depan umum, sehingga mereka dapat mengeluarkan bakat komunikasi mereka.

Baca Juga : Timnas Prancis Lolos ke Semifinal Usai Kalahkan Portugal Lewat Adu Penalti 5-3

"Tujuan dari acara ini adalah agar ilmu yang telah dipelajari mahasiswa benar-benar terpakai. Selain itu, kami ingin para penampil atau Mahasiswa Sains Komunikasi angkatan 22 teruji nyalinya dan benar-benar bisa mengeluarkan bakat mereka dalam berbicara di depan umum," ujarnya. 

Ketua Panitia Festival Komunikasi week 1  Nadya Melya Hidayat menjelaskan bahwa persiapan melibatkan latihan intensif public speaking sesuai arahan dosen Robby Firliandoko dengan tujuan menampilkan performa memukau dan mendapatkan nilai sempurna di UAS Semester 4. Persiapan termasuk penentuan tema acara dan dekorasi stage dalam waktu sekitar 10 hari. Meskipun ada kendala, kerjasama antar individu dan bantuan dari kelompok minggu kedua membantu mengatasi tantangan dan memastikan kesuksesan acara.


“Persiapan yang kami lakukan adalah dengan memantapkan diri dengan terus berlatih dan mengasah kemampuan diri agar bisa menampilkan penampilan public speaking yang memukau dan bagus sesuai dengan brief-brief yang sudah di berikan oleh dosen pengampu Mata Kuliah Retorika dan Public Speaking. Sehingga dapat mendapatkan nilai yang sempurna dan memuaskan sesuai usaha yang sudah kita berikan semaksimal mungkin dari dosen kami Bang Robby pada UAS Semester 4 kali ini. Selain itu, kami juga mempersiapkan tema acara untuk kelompok minggu pertama (1) dan dekorasi stage agar dekorasi stage dengan tema acara yang sudah ditentukan menjadi sinkron,” ujar Nadya.

Menurut Fadhila Achmad Taqqiya mahasiswa yang tampil diacara PESTA, kemampuan public speaking sangat diunggulkan karena dalam pekerjaan apa pun, public speaking adalah keahlian wajib yang harus dimiliki setiap orang.


“Kemampuan public speaking itu sangat amat diunggulkan karena dalam pekerjaan apapun public speaking itu adalah keahlian wajib yang harus dimiliki setiap orang,” ungkapnya.

Mahasiswa Sains Komunikasi M. Wildan Nugraha menyatakan bahwa acara ini sangat menantang dan membantunya menyadari kekurangan pribadi, yang memotivasi dirinya untuk terus mengembangkan potensinya.


"Acara ini sangat menantang bagi diri saya, karena melalui acara ini saya bisa menyadari kekurangan dalam diri saya, sehingga saya termotivasi untuk terus mengembangkan potensi yang ada dalam diri saya," ujarnya.