BOGOR,.CEKLISSATU - Pagi ini, setelah salat subuh aku dikagetkan oleh putri sulungku yang tiba-tiba mengetuk pintu dan memanggil-mangil ibunya. Setelah kubuka, dia langsung memeluk dan mencium istriku sambil seraya berkata Selamat Hari Ibu. Di detik itu juga, aku langsung bersyukur, betapa bahagia memiliki anak yang sangat mencintai ibunya.
Tak lama, langsung kami berpelukan dan aku juga telpon ibuku. Hampir air mata ini menetes karena rindu dan ingat akan segala dosa. Pasti di mana pun Ibu berada dia selalu rindu dan ingat akan anaknya, semoga semua anak juga demikian.
Hari ini, tanggal 22 Desember selalu dirayakan sebagai Hari Ibu karena tanggal 22 Desember juga sebagai hari lahir Kongres Wanita Indonesia pertama yang diadakan pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta.

Peringatan ini bertujuan untuk Menghargai peran dan kontribusi ibu dalam keluarga dan masyarakat, Meningkatkan kesadaran dan pengakuan hak-hak perempuan dan Memperkuat solidaritas dan kesatuan perempuan Indonesia.
Baca Juga : Tingkatkan Kreativitas Gen-Z, Pemkab Bogor Gelar Festival Band Pelajar
Dan tak lupa, perayaan ini juga menjadi momentum untuk Meningkatkan kesadaran gender, Mengadvokasi hak-hak perempuan dan Membangun masyarakat yang lebih adil dan setara.
Bagiku, mencintai Ibu sama saja dengan beribadah sesuai anjuran Rosulullah Nabi Besar Nabi Muhammad SAW bahwa cintai Ibu, cintai Ibu, cintai Ibu baru ayah. MasyaAllah, jasa Ibu begitu besar. 9 bulan lamanya mengandung, kemudian menyusui dan membesarkan. Bila dihitung, saya yakin tidak ada alat hitung yang bisa sampai tuntas menghitung jasa-jasa seorang Ibu.
Terima kasih, Ibuku. Terima kasih seluruh Ibu di manapun Ibu berada.
Kasih Ibu Sepanjang Masa.
Saya mewakili Ceklissatu.com mengucapkan Selamat Hari Ibu.
Salam,
Pemimpin Umum Ceklissatu.com
Suhairil Anwar
Comment