Dedi Mulyadi membeberkan bahwa total penghapusan dan pengurangan belanja yang tidak penting itu hari ini mencapai Rp5 triliun. Ia berharap bisa mencapai Rp5,5 triliun atau Rp6 triliun.
Selanjutnya uangnya akan diarahkan untuk apa? Dedi Mulyadi menuturkan, uangnya akan diarahkan untuk membangun infrastruktur jalan provinsi. Sehingga diharapkan dalam dua tahun ini jalan provinsi ini selesai diperhalus, diperlebar, diperkuat.
Selain itu digunakan menyelesaikan jembatan-jembatan yang sudah lama berpotensi ambruk, membangun jembatan-jembatan gantung di seluruh Jawa Barat agar anak-anak ekolah itu tidak mengalami problem sampai berenang ketika sekolah.
"Berikutnya membangun sarana irigasi untuk menunjang ketahanan pangan Provinsi Jawa Barat, melakukan reboisasi, membeli tanah-tanah trategis seperti tanah-tanah yang di dalamnya mengandung kandungan air atau menjadi sumber mata air," jelas Dedi Mulyadi.
Anggaran ersebut juga nantinya akan digunakan untuk membuat kerjasama penghijauan dengan PTPN untuk meningkatkan ketahanan ekologi dan ekosistem di Provinsi Jawa Barat.
Lalu membangun puskesmas pembantu, puskesmas, mengembangkan rumah sakit, meningkatkan jaminan layanan Kesehatan bagi seluruh warga Jawa Barat agar mereka bisa berobat dengan baik dan yang tidak mampu dibebaskan dari kewajiban membayar rumah sakit.
"Kemudian meningkatkan jumlah SMA dan SMK agar anak-anak Jawa Barat bisa sekolah. Membuat ruang kelas baru bagi sekolah-sekolahnya yang kekurangan ruang kelas," ucap Dedi Mulyadi.
Comment