BOGOR, CEKLISSATU - Komisi IV DPRD Kota Bogor turut menyoroti adanya dua proyek pembangunan SMPN di Kota Bogor yang menghabiskan anggaran sekitar Rp200 juta per toilet.
Ketua Komisi IV, Akhmad Saeful Bakhri mengaku telah meminta Dinas Pendidikan Kota Bogor untuk tidak menambahkan harga satuan atau melakukan mark up pada biaya pembangunan toilet tersebut.
"Meskipun ada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan desain yang menjanjikan dengan spesifikasi yang modern, dia menekankan pentingnya menjaga agar biaya sesuai dengan standar yang wajar," ucapnya pada Kamis, 5 Oktober 2023.
Baca Juga : Disdik Kota Bogor Angkat Suara Soal Proyek Pembangunan Toilet SMPN Capai Rp200 Juta
Politikus dari Partai PPP ini menyebut bahwa ada inovasi dalam perencanaan pembangunan toilet baru ini. Namun, dia juga mengingatkan Disdik Kota Bogor untuk tidak mengesampingkan sarana dan prasarana pendidikan lainnya.
Gus M sapaannya, menyatakan kekhawatirannya bahwa peningkatan kebutuhan sarana dan prasarana di sekolah bisa dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk meraih keuntungan.
"Oleh karena itu, penting bagi Disdik untuk melakukan pembangunan dengan transparansi dan integritas," tegasnya.
Adapun proyek pembangunan toilet di dua sekolah SMPN yakni di SMPN 17 dikerjakan oleh CV Citra Megah Konstruksi, sementara SMPN 9 dipercayakan pada CV Makmur Sejahtera dengan biaya sekitar Rp199.960.944.
Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Sultodi memberikan klarifikasi terkait proyek pembangunan toilet di dua SMPN Kota Bogor yang menghabiskan anggaran mencapai Rp200 juta per sekolah.
Menurutnya, nilai proyek disesuaikan dengan spesifikasi yang akan dibangun dan bertujuan untuk menciptakan toilet dengan konsep arsitektur yang ikonik, bukan hanya sebagai bangunan penunjang biasa.
Sultodi menjelaskan bahwa toilet yang akan dibangun diharapkan menjadi bagian yang terintegrasi dengan lingkungan sekolah dan bukan sekadar bangunan kumuh. "Hal ini sesuai dengan usulan dan keinginan dari pihak sekolah serta standar kebutuhan toilet yang masih kurang di sekolah tersebut," ucapnya pada Rabu, 4 Oktober 2023.
Comment