Walikota Jakarta Selatan, Munjirin dalam sambutannya mengatakan, Mayday merupakan momentum untuk menyadari dan mengingat kembali bahwa pekerja atau buruh dan pengusaha merupakan unsur yang sama pentingnya dalam sebuah hubungan industrial.

Munjirin mengajak kepada seluruh pekerja/buruh untuk mengubah citra negatif kegiatan mayday menjadi kegiatan yang berlandaskan semangat persaudaraan dan gotong royong.

Baca Juga: "Hadir bagi Pekerja Migran Indonesia: BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian kepada Keluarga PMI Musthakfirin”

Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebayoran Baru Rafik Ahmad menuturkan, peringatan Mayday setiap tahunnya yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan adalah sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesejahteraan hidup para pekerja dan keluarganya sekaligus meningkatkan engagement dan sinergitas antara BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Daerah, Pengusaha dan Serikat Pekerja/Buruh. "Mudah-mudahan sinergitas yang tercipta melalui kerjasama dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah, APINDO dan Serikat Pekerja/Buruh ini dapat meningkatkan jumlah perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerja/buruh, "tuturnya.