Sedangkan di Kota Bandung ditempatkan di Rindam III/Siliwangi. Pelajar tersebut akan mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah khusus yang berada di barak militer tersebut.
Dedi Mulyadi menjelaskan, kegiatan siswa di barak militer tersebut menargetkan perubahan perilaku dengan penekanan pada disiplinnya.
Para pelajar akan diminta tidur pukul 8 malam dan bangun pukul 4 pagi hari. Siswa tersebut kemudian wajib membereskan tempat tidur dan membersihkan toilet.
Baca Juga: Jurus Bupati Rudy Susmanto Tangani Rendahnya Rata-rata Lama Sekolah di Kabupaten Bogor
Dilanjutkan salat subuh bagi yang muslim, olahraga, sarapan pagi, lalu masuk kelas untuk mengikuti pembelajaran dengan guru yang didatangkan dari sekolah sekitar.
Pukul satu siang siswa berisitrahat dan kemudian mengikuti pendidikan keterampilan seperti belajar bertani, berkebun, elektro, atau otomotif.
“Gizinya cukup, istirahatnya cukup, olahraganya cukup, sistem pembelajaran di sekolah cukup. Kan mereka tetap belajar di sekolahnya, cuma gurunya saja ngajarnya di sana,” pungkasnya.
Comment