Dedi Mulyadi mengatakan, dirinya sudah mengirim surat edaran pada seluruh sekolah di Jawa Barat untuk memberitahukan pelaksanaan pendidikan ala militer yang khusus ditujukan pada pelajar yang kenakalannya sudah mengarah pada tindak kriminal. 

Baca Juga: Pemkab Bogor Apresiasi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Fasilitasi Penyelesaian Kasus Taman Safari

“Dua hari yang lalu sudah ada surat edaran, ditujukan ke sekolah-sekolah,” beber Dedi Mulyadi.

Selain itu lanjut Dedi Mulyadi, syarat yang mutlak adalah harus ada penyerahan oleh orang tua yang dituangkan dalam surat di atas materai. 

“Kalau bicara payung hukum, kan yang menyerahkan orang tuanya dalam bentuk surat keterangan bermaterai," tegas Dedi Mulyadi. 

"Artinya bahwa pemerintah daerah kemudian jajaran TNI-Polri itu mengelola anak-anak, mendidik anak-anak yang dititipkan oleh orang tuanya itu juga sudah payung hukum,” kata Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Wajib Militer untuk Anak Sekolah Nakal di Jawa Barat Bakal Dilaksanakan Selama Enam Bulan Hingga Satu Tahun

Dedi Mulyadi menyebutkan, di Purwakarta siswa yang disertakan dalam pendidikan ala militer tersebut ditempatkan di barak milik satuan Resimen 1 Sthira Yudha/Kostrad.