BONTANG. CEKLISSATU – Ditengah derasnya arus perubahan dunia kerja, sebuah ruang dialog hangat tercipta di Gedung Town Centre Bontang, Sabtu (28/6/2025). Suasana serius namun akrab menyelimuti talkshow bertema ketenagakerjaan yang mempertemukan beragam pihak: dari pemerintah kota, pelaku industri, hingga serikat buruh. Tujuannya satu—mewujudkan hubungan kerja yang sehat, adil, dan bermartabat.
Talkshow ini bukan sekadar panggung diskusi. Ini adalah wadah aspirasi yang memotret wajah ketenagakerjaan masa kini dan masa depan, lengkap dengan tantangan dan harapan yang menyertainya.
Di barisan depan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Bontang, Abdu Safa Muha, tampil lugas. Ia menekankan pentingnya membangun hubungan industrial yang berpijak pada nilai-nilai Pancasila. “Hubungan kerja bukan sekadar antara atasan dan bawahan. Kita ingin hubungan yang tumbuh, adil, dan saling menguatkan,” ujarnya mantap.
Abdu menegaskan, prinsip harmonisasi, dinamika yang sehat, dan keadilan adalah fondasi dari iklim kerja yang ideal. Ia juga menyerukan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan buruh untuk menciptakan ekosistem kerja yang produktif.
Dukungan datang dari Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang, Arvino, yang menyoroti perlindungan sosial sebagai hak fundamental seluruh pekerja—baik formal maupun informal. “Kami terus memperluas jangkauan. Semua pekerja berhak atas perlindungan, apapun bentuk pekerjaannya,” tegasnya.
Comment