MALANG, CEKLISSATU – Indonesia Creative Cities Network (ICCN) resmi memperkenalkan GANUSA AI, sebuah terobosan teknologi yang dirancang untuk membantu penggiat kreatif menemukan peran strategis mereka dalam ekosistem ekonomi kreatif daerah. Kehadiran fitur ini sekaligus menandai transformasi besar situs resmi iccn.or.id yang kini tampil dengan wajah baru.
Ketua Umum ICCN, Fiki Satari, menjelaskan bahwa GANUSA AI bukan sekadar fitur tambahan, melainkan bagian integral dari evolusi website iccn.or.id yang sedang berproses menjadi sebuah super platform. Platform ini diproyeksikan menjadi pusat data, interaksi, dan kolaborasi bagi seluruh jejaring kota/kabupaten kreatif di Indonesia.
"Kami mengundang publik untuk menjelajahi wajah baru iccn.or.id. Website ini terus kami kembangkan menjadi super platform yang menghubungkan seluruh potensi kreatif dari Sabang sampai Merauke. Di dalamnya, GANUSA AI hadir sebagai kompas bagi individu, komunitas, hingga entitas pemerintahan untuk menemukan peran spesifik mereka," ungkap pria yang akrab disapa Kang Fiki.
Baca Juga: ICCN: Kolaborasi Menjadi Kunci Membangun Kabupaten/Kota Kreatif di Indonesia
Creator, Connector, atau Collaborator?
Deputi 3 Data, Penelitian & Index Kreatif Amar Alpabet F.Z., menjelaskan bahwa melalui interaksi berbasis kecerdasan buatan, GANUSA AI membantu pengguna memetakan potensi diri. Apakah seseorang lebih cocok menjadi seorang Creator yang melahirkan karya, Connector yang menjembatani peluang, atau Collaborator yang memperkuat sinergi ekosistem.
"Jangan hanya jadi penonton. Kami ingin setiap individu menjadi bagian dari Penjaga Kota Kreatif yang memegang teguh 10 Prinsip Kota Kreatif. Semakin sering Anda berinteraksi dengan GANUSA AI di platform kami, semakin cerdas sistem ini mengenali potensi Anda untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional," kata Amar.
Comment