JAKARTA, CEKLISSATU - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Buaran terus memperkuat upaya perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal melalui kegiatan Pembinaan Peserta Bukan Penerima Upah (BPU) bagi Kader Dasawisma Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 15–16 Oktober 2026 di Kantor Kelurahan Pulo Gebang.
Kegiatan pembinaan ini merupakan tindak lanjut dari upaya pengembangan kepesertaan BPU pada ekosistem kader Dasawisma Kelurahan Pulo Gebang. Materi pembinaan mencakup pemahaman mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, pemanfaatan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO), serta penggunaan metode pembayaran iuran melalui autodebet.
Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Buaran berupaya meningkatkan pemahaman para kader Dasawisma mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus mempermudah peserta dalam mengakses layanan dan memenuhi kewajiban pembayaran iuran secara berkala.
Kader Dasawisma memiliki peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat karena berinteraksi langsung dengan warga di lingkungan masing-masing. Dengan peningkatan pemahaman mengenai program BPJS Ketenagakerjaan, para kader diharapkan dapat turut menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada keluarga dan masyarakat sekitar.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Buaran, Muhammad Ramdhoni, menyampaikan bahwa pembinaan peserta merupakan bagian penting dalam memperluas perlindungan sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi pekerja sektor informal.
“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan perlu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk para kader Dasawisma yang memiliki peran penting di lingkungan tempat tinggalnya. Melalui kegiatan pembinaan ini, kami ingin memastikan peserta semakin memahami manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, mampu memanfaatkan kemudahan layanan digital melalui aplikasi JMO, serta memiliki kemudahan dalam membayar iuran melalui autodebet,” ujar Muhammad Ramdhoni.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan pemerintah kelurahan dan berbagai unsur masyarakat menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya perlindungan terhadap risiko sosial dan ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia.
BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Buaran berkomitmen untuk terus melaksanakan edukasi, pembinaan, dan pendampingan kepada peserta BPU. Melalui upaya tersebut, diharapkan semakin banyak pekerja sektor informal yang memperoleh akses terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih tenang dan produktif.
Comment