BANDUNG, CEKLISSATU.COM - Hitungan hari menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 semakin dekat.
Persiapan Porprov yang merupakan ajang olahraga empat tahunan itu telah mencapai 90 persen, sementara Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok terus memastikan kesiapan venue agar rangkaian pertandingan yang dimulai 28 Oktober mendatang berjalan lancar.
Pertandingan perdana Porprov 2026 dijadwalkan pada 28 Oktober dan upacara pembukaan pada 7 November di Kota Bekasi.
Baca Juga: Tinggal 15 Hari Menuju Porprov Jabar 2026, 954 Atlet Kabupaten Bogor Jalani Cek Fisik dan Kesehatan
Panitia terus mematangkan segala kebutuhan teknis untuk pelaksanaan Porprov 2026 yang semakin dekat.
Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Porprov XV Jabar 2026, Andrian Tedjakusuma, mengatakan secara umum persiapan penyelenggaraan telah memasuki tahap akhir.
Sejumlah aspek penting sudah diselesaikan, meskipun masih terdapat beberapa venue yang membutuhkan kepastian sebelum digunakan dalam pertandingan.
Baca Juga: Dedie Rachim Ajak Warga Budayakan Berolahraga dan Dukung Atlet di Porprov XV
"Hanya beberapa venue saja yang masih belum fix dan di pekan ini dipastikan bisa beres. Jadi kalau secara persiapan, sudah sekitar 90 persen," kata Andrian di bandung, Kamis (22/10/22026).
Ia optimistis kekurangan yang masih tersisa dapat segera dituntaskan sehingga tidak mengganggu pelaksanaan Porprov.
Menurut Andrian, KONI Jawa Barat melalui Panwasrah terus melakukan pembenahan dengan menjadikan pengalaman penyelenggaraan Porprov pada edisi sebelumnya sebagai bahan evaluasi.
Baca Juga: Pegulat Kota Bogor Juara Kejurda Jabar 2026, Optimisme Emas Porprov Kian Menguat
Perbaikan tersebut dilakukan untuk meningkatkan ketertiban administrasi, memperkuat koordinasi antar panitia, serta memastikan setiap tahapan persiapan berjalan lebih sistematis.
Salah satu fokus pembenahan adalah mekanisme pendaftaran dan verifikasi atlet yang mewakili kabupaten dan kota peserta.
Proses tersebut diatur agar dilaksanakan lebih awal, termasuk pemeriksaan keabsahan atlet sebelum memasuki rangkaian pertandingan, sehingga potensi persoalan administratif dapat diketahui dan diselesaikan sejak dini.
Baca Juga: IKASI Kabupaten Bogor Resmi Dilantik, Targetkan Emas Porprov dan Cetak Atlet Muda Berprestasi
"Pendaftaran atlet dilakukan sebelum pelaksanaan babak kualifikasi cabang olahraga masing-masing. Termasuk untuk keabsahan atlet di masing-masing cabang olahraga yang dilakukan jauh-jauh hari," ujar Andrian.
Menurut dia, langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan setiap atlet yang bertanding telah memenuhi ketentuan yang berlaku.
Penertiban administrasi tersebut juga diarahkan untuk meminimalkan persoalan mutasi atlet yang kerap menjadi perhatian dalam penyelenggaraan Porprov sebelumnya.
Baca Juga: 750 Atlet Siap Berlaga di Porprov Jabar, Kontingen Kota Bogor Bidik 100 Medali Emas
Dengan proses verifikasi yang dilakukan lebih awal, panitia berharap tidak muncul sengketa terkait status atlet ketika pertandingan telah berlangsung, sehingga kompetisi dapat berjalan lebih tertib dan menjunjung tinggi sportivitas.
Andrian menegaskan, penetapan nomor pertandingan dan daftar atlet telah melalui sejumlah tahapan finalisasi.
Keputusan tersebut kemudian dituangkan dalam surat keputusan (SK) sebagai dasar pelaksanaan, sehingga setiap kabupaten dan kota peserta memiliki kepastian mengenai nomor yang dipertandingkan serta atlet yang telah terdaftar.
Baca Juga: Soal Proses KPK, Ketua KONI Bogor: Verifikasi Informasi, Jangan Cepat Ambil Kesimpulan
"Kita dari Panwasrah sudah melakukan penetapan nomor pertandingan dan atlet yang sudah didaftarkan setiap kota/kabupaten peserta setelah melalui berbagai tahapan finalisasi. SK untuk nomor maupun atlet pun sudah ditetapkan," kata Andrian.
Penetapan tersebut diharapkan menjadi acuan bagi seluruh pihak dalam mempersiapkan atlet dan menjalankan pertandingan sesuai ketentuan yang telah disepakati.
Selain melakukan pengawasan terhadap administrasi pertandingan, KONI Jabar melalui Panwasrah juga memberikan pendampingan kepada pengurus besar (PB) Porprov XV Jabar.
Baca Juga: Atep Tancap Gas, Hari Pertama Langsung Pantau Latihan Atlet Porprov Jabar 2026
Pendampingan mencakup tuan rumah utama, yakni Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok, serta daerah yang berperan sebagai tuan rumah pendamping dan pendukung dalam penyelenggaraan sejumlah cabang olahraga.
Pendampingan tersebut meliputi pembentukan kepanitiaan, pengelolaan anggaran, kesiapan venue, hingga koordinasi ant bidang yang terlibat dalam penyelenggaraan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh daerah penyelenggara memiliki kesiapan yang sejalan, baik dari sisi teknis pertandingan maupun dukungan operasional selama Porprovberlangsung.
Baca Juga: Jelang Porprov Jabar 2026, PSSI Kabupaten Bogor Matangkan Persiapan Tim Sepak Bola Putra dan Putri
"Jadi kalau dibandingkan dengan Porprov Jabar sebelumnya, pelaksanaan multieven tahun 2026 ini lebih baik dan tertata. Persoalan mutasi yang kerap menjadi masalah diharapkan tidak lagi terjadi di Porprov XV Jabar tahun 2026 ini," tutur Andrian.
Dengan persiapan yang telah mencapai sekitar 90 persen, Panwasrah berharap sisa pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga Porprov XV Jabar 2026 berlangsung lancar, tertib, dan menghasilkan kompetisi yang berkualitas.
Comment