JAKARTA, CEKLISSATU - Peluncuran Mobil Sahabat Perempuan dan Anak (Mobil SAPA) disebut mampu menurunkan angka kasus kekerasan.
Mobil SAPA disebut menjadi langkah strategis untuk meminimalisasi, bahkan menghapus kekerasan perempuan dan anak di Jakarta.
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Sholikhah mengatakan, berdasarkan data terbaru, angka kekerasan terhadap perempuan berhasil diturunkan dari 6,7 persen menjadi 3,7 persen.
Baca Juga: Aturan ASN Boleh Poligami Dianggap Rugikan Perempuan, Menteri PPPA: Perlu Ditelaah Kembali
"Langkah berani ini harus didukung semua pihak," ujar Sholikhah, dikutip dalam keterangannya, Rabu 22 Januari 2025.
Mobil SAPA, kata Sholikhah, adalah komitmen pemerintah untuk memberikan perlindungan perempuan dan anak, yang merupakan kelompok yang rentan terhadap kekerasan.
Data terbaru menunjukkan kekerasan anak juga mengalami penurunan yang cukup signifikan, dari 39,6 persen menjadi 13,5 persen.
Baca Juga: Gerak Cepat Tangani Kasus KDRT Selebgram Bogor, Kementerian PPPA Serukan Perempuan Berani Bersuara
"Meski begitu, perjuangan kita belum selesai. Masih banyak korban kekerasan yang butuh perlindungan dan perhatian serius," ujarnya.
oleh sebab itu, kata Sholikhah, diperlukan kerja sama lintas sektor dalam penanganan penurunan angka kasus kekerasan perempuan dan anak.
"Perempuan dan anak adalah pilar bangsa, oleh karenanya kerja sama ini sangat penting. Sehingga tidak ada celah untuk tindak kekerasan," ujarnya.
Baca Juga: Ruang Bermain Ramah Anak Alun-alun Kota Depok
"Mobil SAPA harus terus dijaga, dan menjadi langkah berkelanjutan dalam penanganan dan menekan anggka kasus kekerasan perempuan dan anak," imbuhnya.
Comment