TULANG BAWANG, CEKLISSATUProyek drainase yang dikerjakan oleh CV Rizky Rakha Rizkha bersumber dari anggaran APBD tahun 2024 menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, banyak ditemukan indikasi bahwa pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Salah satunya, pemeliharaan berkala jalan/peningkatan jalan di forum 50 GG garuda kelurahan menggala tenggah kabupaten Tulangbawang provinsi lampung


Pengerjaan proyek drainase yang menelan anggaran Rp199.443.516,88 diduga tidak sesuai dengan spesifikasi. Masyarakat setempat pun menyayangkan kualitas pekerjaan tersebut.


Salah satu warga menyebut kondisi jalan yang rusak, retak, atau tidak rata terjadi setelah proyek tersebut telah selesai.


Proyek ini baru saja selesai, tapi sudah banyak lubang dan retak. Padahal, anggaran yang digunakan sangat besar,” ungkap salah seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya dimedia ini.

Baca Juga : Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Suap, KPK akan Panggil Gubernur Kalsel


Warga sekitar berencana akan melaporkan masalah ini kepada pihak berwenang agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mereka berharap agar proyek tersebut dapat diperbaiki sesuai dengan standar yang berlaku.


Proyek drainase yang seharusnya menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, justru menimbulkan kekecewaan. Masyarakat berharap agar pihak terkait dapat bertanggung jawab atas kualitas pekerjaan yang kurang memuaskan ini.


Sampai berita ini diterbitkan Pihak terkait khususnya kabid bina marga dinas PUPR TUBA Satria Utama masih belum dapat memberikan tanggapan dan keterangan terkait hal ini karena tidak ada dikantor dan di chat via WhatsApp tidak merespon.