Camat Cisarua menegaskan, pengelolaan sampah harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh wilayah, mulai dari tingkat rumah tangga, RT, desa hingga pemerintah daerah, agar volume sampah yang harus ditangani dapat terus berkurang.

“Jika pengelolaan sampah dimulai dari rumah tangga melalui pemilahan dan dilakukan secara serentak di seluruh wilayah, maka beban penanganan sampah akan jauh lebih ringan,” ujarnya.

Baca Juga: Gaslah Kota Bandung jadi Solusi Pengelolaan Sampah dari Hulu, Menteri Hanif: Banyak RW Mampu Tuntaskan Sendiri

Sementara itu, Kepala Desa Kopo, Wiwin Wildan menyampaikan bahwa pemerintah desa tidak tinggal diam menghadapi persoalan tersebut. 

Sejak awal menjabat, pihaknya telah melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari pembersihan lokasi hingga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor.

Menurutnya, petugas kebersihan dari tiga RW secara rutin mengumpulkan sampah dari masyarakat untuk kemudian dibawa ke titik penampungan sementara sebelum diangkut oleh DLH

Selain itu, masyarakat juga telah melakukan pemilahan sampah, seperti memisahkan sampah plastik dan sampah lainnya.

Baca Juga: Reko Hub Bogor Pilah 3 Juta Kilogram Sampah Daur Ulang per Tahun, Fokus pada Plastik dan Minyak Jelantah

“Kami sudah melakukan berbagai upaya sejak lama, termasuk bekerja sama dengan DLH. Petugas kebersihan di tiga RW juga rutin melakukan pengumpulan sampah dari masyarakat,” ucap Wiwin.