BOGOR, CEKLISSATU - Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan akan mengoreksi porsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023, khususnya soal belanja barang dan jasa di setiap dinas.
Iwan mengaku sangsi akan tingginya biaya belanja jasa pada APBD. Sebab, jumlah pegawai baru di Kabupaten Bogor setiap tahun.
"Selama ini rekrutmen pegawai bekehendak sendiri dari masing-masing dinas, dan saya juga pernah melarang kalau tidak penting-penting banget tidak usah ditambah, ini kan setiap tahun bertambah. Makannya nanti di APBD 2023 akan kita koreksi," cetus Iwan, Minggu 20 November 2022.
Iwan menyebut jika setiap dinas kerap salah kaprah dalam merealisasikan APBD. Dimana ada dinas yang menggunakan belanja pegawai untuk menggaji para pegawai honorer.
Baca Juga : Plt Bupati Bantah Telah Sepakati Kenaikan Gas Melon di Kabupaten Bogor
Padahal, lanjutnya, dalam nomenklatur pada APBD untuk gaji pegawai honorer tersebut mengambil dari pos anggaran belanja barang dan jasa bukan porsi sendiri.
"Maka ke depan akan kita koreksi dalam APBD persoalan pegawai honorer ini," kata dia.
Sebelumnya, Iwan juga meminta agar setiap dinas tidak melakulan rekrutmen pegawai secara sembarangan.
"Saya minta kedepan ada fit and proper tes dari BKPSDM. Karena mereka (BKPSDM-red) yang ditugaskan untuk pembinaan kepada pegawai, apalagi pegawai pemda itu ada dua yakni ASN dan non ASN," tegasnya.
Comment