BOGOR, CEKLISSATU - Pengungsi yang terdampak longsor Gang Barjo, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, mulai meninggalkan posko pengungsian. Rencananya, mereka akan menghuni kontrakan yang tak jauh dari rumah pribadinya


Pantauan Ceklissatu.com di posko pengungsian, warga sudah mulai berbenah dan siap untuk meninggal posko pengungsian yang telah ditempati selama sekitar 2 pekan


"Saya ngontrak di sekitar gang Barjo, sekarang lagi rapih-rapih barang,"ujar Asep salah satu pengungsi saat ditemui di posko pengungsian


Dirinya mengatakan, jika tak masalah untuk tinggal di kontrakan

Baca Juga : Penyebab Terjadinya Bencana Longsor di Gang Barjo, Bima Bongkar Kos-kosan di Kebon Jahe


"Saya sih Terima Terima aja, rumah saya sudah memperihatinkan kondisinya. Kalau di posko, kurang betah,"paparnya.


Hal senada pun dilontarkan oleh Kevin Aldo. Pria yang berprofesi sebagai anggota Satpol PP Kabupaten Bogor ini juga tak mempermasalahkan jika harus tinggal di hunian sementara


"Saya pindah ke daerah Pagelaean, dekat rumah keluarga. Kalau untuk sementara mah ga masalah, yang penting jangan selamanya. Sekiranya udah aman mah balik lagi,"katanya.


Ia pun menceritakan kondisi rumahnya saat ini tidak ada aliran listrik akibat terputus imbas dari longsor


"Listrik masih putus. Kalau pindah kesini pengennya listrik hidup dulu. Kalau ga ada listrik percuma, jadi minimal kalau pindah lagi listrik dan air udah nyala,"pungkasnya


Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bogor, Theo Patricio Freitas, dari total 64 KK itu tidak semuanya pindah ke hunian sementaea. 


"64 KK itu nanti disortir lagi, dicek kelokasi yang dibawah (sekitar lokasi longsor) itu yang rumahnya tidak bisa dihuni, yang sudah tidak aman itu dihuntarakan, kalau yang kira kira aman, dari radius longsor kira kira aman mereka bisa masuk ke rumahnya,"jelasnya, saat dikonfirmasi


Theo pun menjelaskan, jika posko pengungsian bagi warga terdampak longsor gang Barjo ini akan berakhir pada jumat 28 Oktober 2022 esok


"Ya, maksimal besok. Berarti mulai sabtu ga ada lagi (posko pengungsian). Kita sudah sampaikan kepada warga, mereka maksimal sampai besok (jumat, 28 Oktober 2022),"tambahnya.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS