BOGOR, CEKLISSATU - Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor meminta kepada semua pihak agar segera mengantisipasi fenomena keracunan akibat “Cikbul” atau “Ciki Ngebul” yang merupakan jajanan anak
Komisioner KPAD Kabupaten Bogor, Asep Saepudin menuturkan, jajanan anak Ciki Ngebul yang mengandung nitrogen cair itu dinilai sangat membahayakan bagi kesehatan anak Sehingga, perlu adanya perhatian dari semua pihak untuk mengantisipasi itu.
"Nitrogen ini kan bahan kimia yang tidak boleh digunakan untuk campuran makanan karena akan berakibat pada peradangan usus dan menyebabkan infeksi, berbahaya" ungkapnya Jumat 13 Januari 2023.
Baca Juga : Deep Purple Bakal Manggung di Solo 10 Maret 2023
Dirinya juga mengimbau kepada para orang tua agar mengawasi putra-putrinya untuk menghindari jajanan tersebut dengan mengedukasi anak-anaknya dan memberikan penjelasan yang mudah dipahami.
"Kemudian harus ada edukasi kepada para pedagang cikbul tersebut agar mereka paham bahayanya, sehingga tidak asal menjual jajanan dan meraup untung. Tapi juga memerhatikan nilai kesehatannya," pungkasnya
Ia pun berharap, pihak terkait juga ikut turut berperan aktif dalam pencegahan agar tak lagi terjadi kasus serupa
"Untuk para pemangku kepentingan, semoga berperan aktif melakukan pencegahan dini sebelum bertambah korban seperti yang terjadi di beberapa daerah lain," tutupnya
Seperti yang kita ketahui, Dinas Kesehatan Jawa Barat (Dinkes Jabar) mengkonfirmasi, sebanyak 28 anak di Kabupaten Tasikmalaya hingga Kota Bekasi keracunan setelah mengonsumsi chiki ngebul ini.
Selain itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga meminta rumah sakit dan Dinas Kesehatan (Dinkes) di kabupaten/kota untuk segera melapor jika menemukan kasus keracunan jajanan berasap nitrogen yang terkenal dengan sebutan ciki ngebul.
Comment