Ketua Pembina YPSPIAI yang juga Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H turut memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh insan UNIDA dan para pekurban dalam kegiatan kurban tahun ini.
“Semoga semangat berkurban yang kita teladani dari Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ‘alaihissalam dapat menumbuhkan keikhlasan dalam hati kita semua, dan memperkuat nilai-nilai pengorbanan serta ketulusan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menyampaikan bahwa di tengah tantangan ekonomi saat ini, jumlah hewan kurban yang berhasil dikumpulkan mencerminkan ketulusan dan semangat gotong royong yang luar biasa. Menurutnya, hal ini merupakan pencapaian yang menjadi bukti nyata kuatnya semangat kebersamaan di lingkungan UNIDA dan YPSPIAI.
Baca Juga: Bunda Rina Maknai Idul Adha Sebagai Wujud Kepedulian dan Kebersamaan
“Harapan kita bersama, semoga distribusi hewan kurban dapat tepat sasaran dan diterima oleh para mustahik yang berhak, serta membawa manfaat dan kebahagiaan bagi mereka,” tutupnya.
Dari sisi teknis, pelaksanaan kurban juga mendapat perhatian khusus terkait kesehatan dan kebersihan. Koordinator Kesehatan Hewan, drh. Annisa Rahmi, M.Si memastikan bahwa setiap hewan diperiksa kesehatannya sebelum dipotong.
“Kami juga melibatkan mahasiswa peternakan untuk memahami penanganan hewan secara higienis dan sesuai syariat,” terangnya.
Semangat berbagi yang ditunjukkan oleh UNIDA dan YPSPIAI dalam momentum Idul Adha tahun ini mencerminkan implementasi nilai-nilai Pancadarma, sekaligus menjadi upaya untuk mempererat hubungan sosial antara kampus dan masyarakat. Salah satu mustahik, Aisyah, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.
“Terima kasih kepada Yayasan PSPIAI dan UNIDA. Semoga menjadi wasilah kebaikan untuk semuanya,” ujarnya.
Comment