Sementara itu Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menekankan pentingnya perencanaan dalam ibadah kurban yang menjadi simbol ketaatan dan cerminan dari semangat gotong royong, kepedulian, serta kesungguhan dalam meneladani ajaran para nabi.
“Bagi kami, insan UNIDA dan YPSPAI, ibadah kurban adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu. Ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi sebuah bentuk penghambaan dan keteladanan yang kami siapkan jauh-jauh hari,” ujarnya.
Baca Juga: 7 Dosen FISIP Unida Raih Dana Hibah BIMA Penelitian dari Kemendiktisaintek
“Sebagian besar dari kami menabung sejak sepuluh bulan sebelum Idul Adha, menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulannya demi kesiapan dalam menjalankan perintah Allah SWT. Dengan perencanaan yang matang, alhamdulillah semua peserta kurban dapat mewujudkan niatnya sesuai dengan rencana masing-masing,” tambahnya.
Assoc. Prof. Dr. Hj. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I juga menyampaikan bahwa sebagian daging qurban disalurkan ke masjid-masjid yang kekurangan hewan kurban, sebagai bentuk pemerataan dan solidaritas.
Comment