BANDUNG, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadirkan Bale Pananggeuhan di Gedung Sate sebagai ruang layanan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, mengadukan persoalan, sekaligus mencari solusi bersama pemerintah.
Kehadiran Bale Pananggeuhan menjadi salah satu inovasi pelayanan publik Pemprov Jawa Barat yang dirancang untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap pemerintah.
Warga dapat menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi agar dapat diterima serta ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Salah satu bidang yang menjadi fokus layanan Bale Pananggeuhan adalah pendidikan.
Baca Juga: Dimulai, Mendikdasmen Sebut ke 40 Siswa SMP dan SMA Terpilih di Tiap STN Melalui Seleksi Ketat
"Masyarakat dapat menyampaikan permasalahan terkait kebutuhan pendidikan, termasuk kendala biaya sekolah maupun perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik," kata Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, dikutip dari Instagram @disdikjabar, Rabu (12/8/20260..
Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan persoalan yang dihadapi masyarakat tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi dapat diteruskan kepada perangkat daerah atau pihak yang memiliki kewenangan untuk menanganinya.
Melalui Balé Pananggeuhan, masyarakat Jawa Barat memiliki ruang untuk berkomunikasi secara langsung dengan pemerintah.
Baca Juga: 109 SD di Kabupaten Bogor Dimerger Jadi 53 Sekolah, Disdik: Demi Pendidikan Lebih Baik
"Kehadiran layanan ini sekaligus menjadi jembatan agar aspirasi warga dapat terdengar dan memperoleh tindak lanjut yang tepat," ujarnya.
Balé Pananggeuhan Gedung Sate beroperasi Senin hingga Jumat pukul 09.00–15.00 WIB.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut sesuai kebutuhan dan menyampaikan persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Konsep pelayanan ini juga membawa semangat Rereongan Sapoe Sarebu, sebuah nilai kebersamaan dan gotong royong yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang tidak hanya mengedepankan administrasi, tetapi juga kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi warga," ucapnya.
Dengan hadirnya Bale Pananggeuhan, Pemprov Jawa Barat berupaya membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara masyarakat dan pemerintah. Aspirasi warga diharapkan dapat menjadi pintu masuk untuk menghadirkan solusi sekaligus memperkuat semangat gotong royong di Jawa Barat.
Baca Juga: IPB University Hadirkan Program Beasiswa Wartawan, Tawarkan Skema Full & Partial Scholarship
"Karena pelayanan terbaik lahir dari kepedulian dan kebersamaan," tutupnya.
Comment