BANDUNG, CEKLISSATU.COM -- Garuda Indonesia resmi memberikan beasiswa pendidikan kepada mahasiswa Universitas Nurtanio (UNUR) Bandung, guna menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang kedirgantaraan. 

Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan mengatakan bahwa program beasiswa ini juga membuka peluang besar bagi para penerimanya untuk langsung bergabung bekerja di lingkungan Garuda Group, baik di Garuda Indonesia maupun di anak perusahaannya seperti GMF AeroAsia.

Saat ini, sebanyak empat mahasiswa UNUR telah menerima beasiswa tersebut dan diharapkan jumlahnya akan terus bertambah di masa mendatang.

Baca Juga: Pemkot Bandung Dorong UMKM Perempuan Masuk e-Katalog, Prioritaskan Produk Lokal

"Insha Allah, beasiswa ini akan terus berlanjut. Karena kami sangat membutuhkan SDM yang kompeten dan siap pakai di bidang dirgantara," kata  Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Wamildan Tsani, Senin (13/10/2025).

Ia juga menegaskan bahwa pemberian beasiswa ini tidak ada kaitannya dengan dana dirgantara, melainkan murni sebagai investasi jangka panjang perusahaan untuk mencetak tenaga ahli di industri penerbangan.

Lebih lanjut, Dirut Garuda menyampaikan harapannya terhadap kolaborasi berkelanjutan dengan Universitas Nurtanio.

Baca Juga: Atasi Darurat Sampah, Pemkot Bandung Genjot Penggunaan Insinerator Ramah Lingkungan

"Kami berharap Universitas Nurtanio terus mencetak SDM unggul di bidang dirgantara. Dengan semakin banyaknya kolaborasi yang terjalin, kami yakin ke depan akan lebih mudah mendapatkan talenta siap kerja yang telah memiliki lisensi, baik nasional maupun internasional," terangnya. 

"Karena sangat jarang di Indonesia ini, mahasiswa bisa langsung bekerja dan mendapatkan lisensi setelah lulus," tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Nurtanio Marsma TNI Rudy Agus Gemilang  mengungkapkan bahwa kebutuhan akan SDM unggul di industri penerbangan memang sangat mendesak.

Baca Juga: Dukung Penataan Lingkungan, DPRD Jabar Dorong Moratorium Izin Baru di Kawasan Bandung Utara

"Beasiswa ini sangat strategis. Kami tidak hanya membuka peluang di fakultas penerbangan saja, tapi juga di bidang lain seperti ilmu komputer dan teknik," jelasnya. 

"Kami membuka dua program yang difokuskan untuk membekali mahasiswa dengan basic lisensi, baik di level nasional maupun internasional," kata Rektor UNUR.

Program ini menjadi langkah konkret sinergi antara dunia pendidikan dan industri penerbangan nasional dalam memperkuat ekosistem dirgantara Indonesia ke depan.