Ia mencontohkan soal utang-piutang atau pinjam-meminjam.

“Melalui acara halal bihalal, secara moral saling memaafkan, tapi utang-piutang belum tentu. Utang tersebut tetap harus dibayar, kecuali pemberi utang memaafkan,” ujarnya.

Baca Juga: Regenerasi di Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Bima Arya Sebut Ini

Cecep Suherman mengajak keluarga besar Sekolah Bosowa untuk bersama-sama meningkatkan ibadah setelah Ramadhan berlalu.

“Pada momentum Idul Fitri kita saling mendoakan ‘Taqabballahu minna wa minkum’, yang artinya, ‘Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kamu’. Kalau setelah Ramadhan ibadah kita meningkat, berarti ibadah kita diterima,” kata Cecep.

Ia mencontohkan amal ibadah utama seperti shalat (fardhu dan sunnah) dan tadarus Qur’an.

“Tuhan yang kita sembah di bulan Ramadhan adalah Tuhan yang sama dengan yang kita sembah di bulan Syawal. Begitu pula Qur’an yang kita baca pada bulan Ramadhan juga merupakan Qur’an yang sama yang kita baca di bulan Syawal. Karena itu, mari kita lanjutkan dan tingkatkan ibadah kita di bulan Syawal dan seterusnya,” paparnya.

Baca Juga: Momentum Halal Bihalal, Bima Arya Sampaikan Ini untuk Masjid Agung Kota Bogor

Terakhir, dia mengajak seluruh jamaah yang hadir secara offline maupun online untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT sebagai bekal terbaik dalam hidup.

“Seperti ditegaskan oleh Allah SWT di dalam Al-qur’an, ‘Berbekallah kamu, maka sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa kepada Allah’,” ujarnya.