JAKARTA, CEKLISSATU.- RAPAT perdana Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Dewan Pers periode 2025-2028, selanjutnya disebut Komdat saja, digelar Rabu (21/5) siang di lantai 7 Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Rapat dipimpin oleh Yogi Hadi Ismanto, salah satu dari sembilan komisioner Dewan Pers periode 2025-2028 yang menjadi ketua Komdat. Memimpin Komdat tiga tahun ke depan, Yogi Hadi Ismanto didampingi Dahlan Dahi,  komisioner DP lainnya. 

Rapat internal Komdat hari ini lebih bersifat perkenalan. Yogi bersama delapan komisioner Dewan Pers periode 2025-2028 baru pekan lalu secara resmi menerima tongkat estafet kepengurusan Dewan Pers melalui sertijab dengan komisioner Dewan Pers periode 2022-2025. Saya harus mengucapkan selamat tinggal kepada dua pemimpin Komdat sebelumnya, Atmadji Sapto Anggoro dan Agung Dharmajaya. Namun saya, dan teman-teman lainnya di Komdat, meyakini jika Sapto Anggoro dan Agung Dharmajaya tak berkurang kesibukannya.  

Baca Juga: Dewan Pers Minta Pengalihan Penahanan Direktur Pemberitaan JakTV

Pertemuan awal Komdat 2025-2028 ini sangat cair. "Kalau di Lombok teman-teman bilang saya wartawan senior. Tetapi di sini teman-teman yang lebih senior," kata CEO  Lombok Tv itu merendah. "Panggil saya mas sajalah," lanjutnya.

IMG-20250521-WA0042.webp

Yogi menjaring masukan dari anggota kelompok kerja (Pokja) Komdat dan sekretariat Dewan Pers yang selama ini mengurusi legal-administrasi untuk verifikasi media. Soal verifikasi media, dan akselerasi untuk perolehan Kartu Wartawan Utama, jelas menjadi perhatian Yogi. Banyak wartawan senior yang enggan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) mengingat usia. Padahal, mereka pintar dan berpengalaman.