Keputusan ini merupakan hasil hisab hakiki Majelis Tarjih dan Tajdid yang berpedoman pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sebagaimana tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

Berdasarkan perhitungan astronomis, ijtimak menjelang Ramadan terjadi pada Selasa 17 Februari 2026, pukul 12.01.09 UTC.

Baca Juga: Pemkot Bandung Jamin Pasokan Aman dan Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan, Farhan: Tidak Ada Gejolak yang Signifikan

Pada saat Matahari terbenam di hari ijtimak tersebut, analisis menunjukkan bahwa kriteria visibilitas hilal Parameter Kalender Global (PKG) yang mensyaratkan tinggi bulan minimal 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat sebelum tengah malam UTC, belum terpenuhi di belahan bumi mana pun.