Rangkaian kegiatan di Jakarta mencakup senam bersama, pemeriksaan kepadatan tulang dan otot secara gratis, talkshow edukatif bersama dokter dan ahli gizi, serta pembagian produk nutrisi dan suplemen bagi peserta. 

Acara juga dimeriahkan oleh penampilan komunitas olahraga dan para pejuang kesehatan yang menginspirasi publik untuk tetap aktif di usia berapa pun.

Baca Juga: Erick Thohir Terima Masukan dari Ultras Garuda untuk Perbaikan Sepak Bola Indonesia

Edukasi Sejak Dini

Ketua Umum Perwatusi, Anita A. Hutagalung, menegaskan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga tulang sejak muda.

"Menjaga kesehatan tulang tidak bisa dilakukan secara instan. Edukasi dan pembiasaan gaya hidup sehat harus dimulai sejak dini agar kita tetap kuat dan produktif di sepanjang usia," ujarnya.

Anita juga menyoroti pentingnya peran keluarga dan sekolah dalam membentuk kebiasaan hidup aktif, konsumsi makanan bergizi seimbang, serta paparan sinar matahari yang cukup untuk membantu penyerapan kalsium. 

Baca Juga: Dukung Rencana Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan, Fahira Idris Sampaikan 3 Rekomendasi

"Kami berharap gerakan ini bisa tumbuh di rumah-rumah, sekolah, komunitas, dan tempat kerja. Karena tulang yang kuat adalah fondasi bagi bangsa yang kuat," tambahnya.