Memasuki sesi IV, Kol. Inf. Sudung H.C.H. Malau (Disbintal TNI AD) dan Kol. Inf. Agus Faridianto (Wakapusbintal TNI) menyoroti perlunya kolaborasi OCI dalam pembinaan mental prajurit.
Baca Juga: Cegah Campak Sejak Dini, Dinkes DKI Tekankan Pentingnya Imunisasi dan Hidup Bersih
Agus menegaskan, Pusbintal berperan langsung di bawah Panglima TNI dengan tugas utama menguatkan moralitas, soliditas, dan ketangguhan prajurit. Ia juga mengingatkan ancaman aktual seperti intoleransi, judi online, hingga penyalahgunaan media sosial.
Pada sesi V, Brigjen Pol (Purn.) Yosepha Sri Suari mengangkat isu kesetaraan gender di lingkungan militer dan kepolisian. Ia menilai implementasi pengarusutamaan gender masih sebatas formalitas.
“Kesetaraan bukan tokenisme, tapi kesempatan nyata bagi perempuan untuk memimpin dan berkontribusi,” tegasnya.
Yosepha juga menyinggung keterlibatan OCI dalam memperjuangkan keadilan gender serta perlindungan terhadap perempuan, anak, dan korban perdagangan manusia.
Baca Juga: Peringati Maulid Nabi, Panglima TNI Ajak Prajurit TNI Teladani Akhlak Rasulullah SAW
Sementara itu, sesi VI menghadirkan Karo Watpers SSDM Polri, Dr. Budhi Herdi Susianto yang berbagi pengalaman spiritual sekaligus menyoroti tantangan Polri di era digital.
Comment