Sementara itu, di Desa Neglasari, sektor pertanian seperti padi dan palawija, serta keberadaan agrowisata terus berkembang.

Tidak ketinggalan, Desa Babakan juga memiliki potensi luar biasa dengan perkebunan yang berkembang, keberadaan IPB University, serta tempat kuliner yang semakin ramai dikunjungi masyarakat.

Baca Juga: Dukung Program Nasional, Pj Bupati: Perkuat Sinergi Sukseskan Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bogor

“Pembangunan infrastruktur juga menjadi fokus perhatian, salah satunya adalah pembangunan jalan tingkat Dramaga Sesi 2 yang bertujuan untuk mengurai kemacetan,” ujarnya.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas dan konektivitas wilayah, termasuk rencana untuk membangun sistem satu arah di jalan tersebut,” imbuhnya.

Hal itu diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi salah satu masalah utama di kawasan Dramaga, yang dikenal dengan kemacetan.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada penurunan angka stunting dan pelayanan ibu hamil di wilayah Kecamatan Dramaga.

Baca Juga: Pj Bupati Bogor Bachril Bakri Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Jantung, Diikuti Tingkat Desa hingga Kecamatan

Pemerintah Kabupaten Bogor telah memasukkan program penanggulangan stunting dalam prioritas anggaran 2025.

Kecamatan Dramaga terus berusaha mengatasi berbagai tantangan tersebut melalui kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan masyarakat setempat.

Di balik segala permasalahan, potensi yang dimiliki wilayah ini memberi harapan besar bagi perkembangan sosial, ekonomi, dan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga: Dukung Pembangunan Jawa Barat Menuju Indonesia Emas 2025, Pj Bupati Bogor Ikut Meriahkan Galadiner

“Dengan berbagai upaya dan rencana yang tengah dijalankan, diharapkan Kecamatan Dramaga dapat menjadi kawasan yang semakin maju dan sejahtera di masa depan,” tandasnya.