JAKARTA, CEKLISSATU -- Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin dan Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri menghadiri kegiatan galadiner kolaborasi pembangunan di Jawa Barat menuju Indonesia Emas tahun 2025, di Hutan Kota By Plataran Jakarta, Selasa (21/01/2025) malam.

"Saat pertama kali menjabat, fokus saya adalah mempersiapkan Pemilu Serentak. Namun, komunikasi dengan berbagai pihak menjadi prioritas, termasuk dengan DPR RI dari Dapil Jawa Barat, agar pembangunan di Jabar dapat diakselerasi," ungkap Bey Machmudin.

Selain itu lanjutnya, sejumlah isu strategis menjadi perhatian Pemda Provinsi Jawa Barat, salah satunya adalah Bandara Internasional Kertajati dan pengelolaan persampahan di kawasan Bandung Raya. 

Baca Juga: Polres Bogor Bersama Stakeholder Dukung Swasembada Pangan 2025, Penanaman Jagung Satu Juta Hektar Serentak

Bey Machmudin mengatakan, proyek Legok Nangka sebagai salah satu solusi jangka panjang. Proyek ini dirancang menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) pertama di Asia Tenggara dengan kapasitas besar. 

Galadiner Jabar 2.webp
GALADINER: Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin dan Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri menghadiri kegiatan galadiner kolaborasi pembangunan di Jawa Barat menuju Indonesia Emas tahun 2025, di Hutan Kota By Plataran Jakarta, Selasa (21/01/2025) malam. FOTO: DISKOMINFO

Tetapi, proyek tersebut masih terkendala kesepakatan jual beli listrik dengan PLN. Menurutnya, bandara yang memiliki potensi besar tersebut masih menghadapi berbagai kendala, terutama minimnya rute penerbangan domestik.

"Kertajati saat ini masih menjadi tantangan bagi Pemprov Jabar karena penyertaan modal dari APBD lebih banyak terserap untuk operasional, bukan pengembangan," terangnya.