"Jadi, pada prinsipnya kami saling melihat, saling melapor. Kami penuhi semua pelayanan kami pada masyarakat tetap kami penuhi semua,” terangnya.

Baca Juga: Datangi Polda Metro Jaya, Jokowi Laporkan Tudingan Soal Ijazah Palsu

Sebelumnya, Djuhandhani menjelaskan bahwa pihaknya sudah melaksanakan penyelidikan atas aduan dari TPUA. Mereka melaporkan dugaan pemalsuan ijazah S1 milik Jokowi. Dalam proses penyelidikan tersebut, mereka sudah memeriksa 39 saksi.

"Termasuk pihak UGM, alumni, dosen, pihak SMA, serta satu orang teradu, yaitu Joko Widodo. Dari seluruh hasil pemeriksaan dan uji laboratorium forensik, dapat kami simpulkan bahwa dokumen ijazah Joko Widodo adalah asli dan sah,” pungkasnya.