CIANJUR, CEKLISSATU -  Satreskrim Polres Cianjur, Jawa Barat akhirnya meringkus pelaku pencurian sepeda motor yang viral di salah satu Sekolah PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini ) pada  Sabtu, 27 Mei 2023, kemarin. 

Dalam pesan singkat Media Sosial Satreskrim Polres Cianjur, Senin, 29 Mei 2023, tertulis pihaknya sudah menangkap dua pelaku di wilayah Sukabumi dan saat ini dalam perjalanan ke Polres Cianjur.

Kasat Reskrim Polres Cianjur Iptu Tono Listiono membenarkan pelaku sudah ditangkap.

" Sudah kita tangkap dan saat ini dalam pengembangan," singkatnya.

Baca Juga : Polisi Bongkar Praktik Jual Beli Tabung Gas Suntikan di Bogor

Sebelumnya diberitakan aksi pencurian sebuah sepeda motor di halaman parkir sebuah sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Istiqlal,di Jalan Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Terekam kamera CCTV.  Sabtu, 26 Mei 2023. Video CCTV pencurian tersebut viral di media sosial. 

Terlihat pelaku berjumlah dua orang, wajah satu pelaku terlihat jelas, dimana satu pelaku bertugas memantau situasi. Dan satu pelaku lainnya bertugas sebagai eksekutor. Wajah sang eksekutor pun terlihat jelas di dalam video CCTV tersebut. 

Dalam rekaman kamera pengawas, pelaku awalnya terlihat akan mencuri motor jenis Honda beat putih, yang terparkir di halaman parkir PAUD Al-Istiqlal. Namun pelaku gagal menggasak motor tersebut, sehingga pelaku pun mengincar motor lainnya.

Dalam hitungan menit, kedua pelaku berhasil membawa kabur motor jenis Honda Scoopy yang terparkir di tempat parkir yang sama. 

Menurut Santi Julianti, pemilik motor mengatakan, para pelaku menjalankan aksinya sekitar pukul 09.02 WIB, saat kejadian dirinya mengaku sedang berada di depan kelas tempat anaknya belajar. 

"Saat kejadian saya lagi di depan kelas, ditempat parkir kebetulan sedang tidak ada orang. Biasanya disini ada yang jualan." Ujar Santi. 

Atas kejadian tersebut korban sudah melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian, korban juga berharap pelaku bisa segera ditangkap dan motor miliknya bisa kembali. 

"Saya sudah melapor ke pihak kepolisian, keinginan saya ingin pelaku segera bisa ditangkap dan motor saya bisa kembali ke saya lagi." Lanjut Santi.